PCNU Kencong

Referensi NU Kencong

Khutbah I : Urgensi Kalimat Hamdalah

2 min read

اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وعلى اله وأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أما بعد: فيايها الإخوان، أوصيكم و نفسي بتقوى الله وطاعته لعلكم تفلحون

Hadirin jamaah jumat masjid akbar Daarul Muttaqiin Rohimakumulloh. Mari kita tingkatkan taqwa kita kepada Allah SWT.

Hadirin sekalian, Dalam kehidupan ini, terkadang Allah memberi kita kelapangan dan terkadang memposisikan kita dalam kesempitan. Ibarat berdagang, terkadang ada keuntungan dan suatu saat mengalami keruigian. Apa maksud ini semua? Kenapa Allah tidak memberi kelapangan terus-terusan?

Ibnu Athoillah mengatakan :


بسَطك، كيلا يُبْقِيَك مع القبْض،
وقبَضَك كيلا يَتْرُكَكَ مع البَسْطِ،
وأخرَجَك عنهما،
كيلا تكونَ لشيء دونَه

Ketika Allah memberimu sukses dalam bisnis misalnya, kamu akan senang dan sebaliknya ketika bisnismu rugi, kamu akan susah. Itu berarti bisnis itu telah kamu jadikan ukuran kebahagiaanmu. Kamu lupa bahwa ada Allah yang seharusnya kamu sudah bahagia dengan sujud kepadaNya.

Maka, orang yang sudah menikmati sujudnya, dia akan selalu menikmati bagian rizqinya seraya memuji Allah dengan ucapan Alhamdulillah. Sebuah kalimat yang menurut Nabi adalah kalimat terbaik dalam berdo’a. Nabi bersabda :


أفضل الذكر لا إله إلا الله
وأفضل الدعاء الحمد لله

Karena kalimat hamdalah adalah bukti klo kita menerima qadha dan qadar.

Kalimat hamdalah adalah bukti ikrar kita, kalau segala yang kita dapatkan adalah pemberian Allah Tuhan sekaliàn alam. Kalau kita diberi sesuatu oleh teman, betapa kita langsung mengucapkan terimakasih tanpa disuruh dan menganggap dia adalah teman terbaik. Padahal dia manusia yang nantinya mati. Lalu kenapa seseorang tidak mau berterimakasih kepada Allah yang seharusnya tanpa disuruh, bibir melafadkan kalimat hamdalah, dan tanpa disuruh pula, shalat 5 waktu dilaksanakan dengan tanpa beban. Kalau seseorang merasa bangga dengan teman yang selalu menolongnya, maka dia seharusnya lebih bangga dengan Allah SWT, Sang Maha Pemberi Rizqi.

Kalau seseorang bisa bercerita berjam-jam memuji teman atas segala pemberian, kenapa dia tidak mau menĝucàpkàn alhamdulilĺah atas nikmat Allah yang didapatkan ? Apakah temanmu yg memberi nyawa, udara, makan selama di dalam kandungan, kaki tangan, mata dan lainnya ? Betapa nikmat Allah itu sangat berlimpah yang jika kamu bandingkan dengan kerugian dagangmu, tak tertandingkan.

Maka, mari kita biasakan mengucapkan alhamdulillah atas segala kondisi rizqi yang kita dapatkan, karena kelapangan dan kesempitan adalah pembiasaan alur kehidupan supaya kita tidak bergantung pada satu kenikmatan, tapi bergantunglah pada Allah Tuhan sekalian alam.

Semoga Allah selalu memberi hidayah kepada kita, sehingga tergolong orang yang menikmati ibadah seraya berucap alhamdulillah dan berakhir dengan husnul khotimah. Amin.

وقل رب اغفر وارحم وأنت خير الراحمين

Disusun Oleh : Ust. Syaiful Munir (Wakil Ketua PC LTMNU Kencong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow me