PCNU Kencong

Referensi NU Kencong

PCNU Kencong Gelar Vaksin untuk Pengurus

2 min read
KH Fuad Hasbi saat vaksinasi oleh tim Dokter Polres Jember di PCNU Kencong
Tim Dokter Polres Jember saat memeriksa calon peserta vaksin di kantor PCNU Kencong

PCNUKENCONG.ID-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kencong menggelar vaksinasi Covid-19 untuk Pengurus Harian, Jumat (30/07/21) di Kantor PCNU setempat Jl Wijaya Kusuma no 28 Kencong, Jember. 

Vaksinasi dosis pertama tersebut dilaksanakan hasil kerjasama antara PCNU Kencong dengan Polres Jember.

Menurut Kiai Zainil Ghulam, Ketua PCNU Kencong, kerjasama tersebut dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi ke masyarakat agar persebaran Covid 19 segera dapat diputus.

Vaksinasi oleh PCNU Kencong ini lanjut Gus Ghulam, adalah pertama kalinya dilaksanakan. Ke depan pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan pihak terkait untuk pelaksanaan vaksinasi.

Menyoal tentang vaksinasi untuk masyarakat dan santri, pihaknya sedang menyiapkan Tim Gugus Tugas Covid-19 dan Lembaga Kesehatan (LK) NU sebagai pelaksana kegiatan tersebut. 

“Jika sudah terjadwal Vaksinasi, Polres bersama dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 PCNU Kencong bersama Lembaga Kesehatan NU  dapat melaksanakan kegiatan Vaksinasi untuk santri-santri di pondok pesantren dan masyarakat umum,” tuturnya kepada pewarta. 

Meskipun demikian lanjut Gus Ghulam, pihak nya juga mempertimbangkan ketersedian vaksin dari pemerintah.

Sementara KH Fuad Hasbi, Wakil Katib PCNU Kencong menyambut baik kegiatan vaksinasi tersebut. Menurutnya, vaksinasi pengurus initi di NU ini akan berdampak pada animo masyarakat untuk turut serta mengikuti vaksinasi. 

“Ini bagus, untuk memberikan contoh kepada masyarakat tentang pentingnya vaksin,” kata Ra Fuad panggilan akrabnya.

Menyoal tentang efektifitas vaksin, dia menceritakan tentang kerabatnya. Pasangan suami istri terpapar Covid, sang suami telah mengikuti vaksin, sementara istrinya belum divaksin. Meskipun keduanya dinyatakan sembuh, tetapi sang istri harus menunggu  waktu lama, selang satu minggu dari suami. 

Menurutnya, testimoni tersebut bagus untuk disampaikan kepada masyarakat. Baik melaui media sosial maupun disampaikan langsung kepada kerabat dan orang-orang terdekat. “Untuk meng counter isu-isu hoax dan meresahkan di masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow me