PCNU Kencong

Referensi NU Kencong

Peringati Nuzulul Qur’an IPNU -IPPNU Kencong Gelar Rangkaian Kegiatan

2 min read
Pembagian takjil PC IPNU IPPNU Kencong di Jalan Raya depan kantor PCNU Kencong
Pengurus PC IPNU IPPNU dan Rais Syuriah PCNU Kencong setelah acara peringatan Nuzulul Quran

PCNUKENCONG.ID-Memperingati malam nuzulul Qur’an Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama IPPNU melakukan serangkaian kegiatan. 


Rangkaian kegiatan tersebut diantaranya  khataman Al Qur’an, bagi bagi takjil, buka puasa bersama dan puncaknya menyimak tausiah Rois Syuriah PCNU Kencong, Kyai Laiq Atholillah.

Acara yang diikuti pengurus PC IPNU IPPNU  Kencong, Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Ranting (PR), Pimpinan Komisariat (PK) se Cabang Kencong ini dilaksanakan di aula  PCNU Kencong pada Selasa 27 April 2020.

Dalam sambutannya Abdul Latif Khotami ketua PC IPNU Kencong mengatakan, salah satu tujuan acara tersebut untuk mencari berkah dan menambah semangat serta khidmah mengabdi di Nahdlatul Ulama melalui IPNU IPPNU agar dapat menjadi generasi yang Qur’ani.

Dia melanjutkan, bahwa kegiatan peringatan hari besar keagamaan seperti ini sangat penting untuk mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada Allah bagi segenap pelajar NU Kencong.

Latif juga mengimbau, melalui peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini, seluruh kader dan pengurus IPNU IPPNU senantiasa menganggungkkan Al-Quran, membaca serta merenungi isi kandungan dari ayat-ayat Al-Qur’an sebagai pedoman menjalani kehidupan. “Mari kita jadikan Kitab Suci Al-Qur’an yang penuh keberkahan sebagai pedoman dan lentera menuju kehidupan yang penuh keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujarnya kepada pewarta. 

Sementara itu, Rais Syuriah PCNU Kencong Kyai Laiq Athoilah dalam ceramahnya mengurai sejarah singkat tentang turunnya Al-Qur’an dan makna peringatan Nuzulul Qur’an.

Ia juga memaparkan tentang keagungang dan keberkahan Al-Qur’an dibading kitab suci agama lain, serta mengimbau seluruh umat Islam khususnya kader IPNU IPPNU untuk senantiasa membaca, menghafal dan merenungi isi yang terkandung di dalamnya untuk kemudian diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dijelaskannya, Al-Qur’an tidak turun begitu saja dari langit, tetapi diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui perantara wahyu secara berangsur-angsur selama 23 tahun.

Adapun tanggal 17 Ramadhan yang selama ini dijadikan sebagai peringatan Nuzulul Qur’an erat kaitannya dengan ayat pertama dalam Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu surat al-‘Alaq ayat 1-5.

Ayat tersebut diturunkan ketika Rasulullah SAW berada di Gua Hira’, yaitu sebuah gua di Jabal Nur, yang terletak kira-kira tiga mil dari kota Mekah yang terjadi pada malam Senin, tanggal 17 Ramadhan saat Rosulullah berusia 41 tahun. 

“Mengetahui makna dan hakikat Nuzulul Qur’an merupakan sebagian hal penting yang harus diketahui umat Islam, agar menambah keteguhan iman kepada Allah SWT, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman dalam kehidupan,” tutup Kyai Laiq.

Pewarta : Bahak Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow me