PCNU Kencong

Referensi NU Kencong

Tangkal Hoax, Gus Miftah Perintahkan Banser Kawal Ali Jabir di Jember

2 min read
Foto Bersama Syekh Ali Jabir dengan Banser Cabang Kencong Setelah Acara di Ajung

pcnukencong.id- Demi mencegah membersarnya hoak yang beradar di media sosial tentang penyebutan Banser dalam video amatir penangkapan pelaku penusukan Syeikh Ali Jabir beberapa waktu lalu, KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah memerintahkan kepada Banser untuk mengawal Syeikh Ali Jabir.

Hal ini disampaikan Gus Miftah berkenaan dengan rangkaian agenda dakwah Ali Jabir di Malang dan Jember Jawa Timur.

Di Jember sendiri Ali Jabir menghadiri undangan mengisi pengajian yang digelar di kantor Komunitas Pengusaha Kaya Kecamatan Ajung Kabupaten Jember, Rabu (15/09/2020) Siang.

Perintah Gus Miftah untuk pengawalan tersebut mendasarkan pernyataan Ali Jabir sendiri yang lebih merasa nyaman jika dikawal Banser, meskipun banyak tawaran pengawalan dari pihak lain.

Hal tersebut terungkap dari screenshot chating Whatsapp antara Gus Miftah kepada Gus Hamid dan diperkuat dengan pernyataan Iskandar, staff Ali Jabbir. Menurut Iskandar, Ali Jabir diamanahi oleh Gus Miftah agar selalu mengajak Banser untuk mengawal perjalanan dakwahnya.

“Walapun sebenarnya banyak dari ormas yang menawarkan pengawalan, kami dengan santun menolaknya, disamping itu Syeikh Ali Jabir sendiripun juga mengatakan lebih nyaman dikawal Banser”. ungkap Iskandar kepada pewarta.

Pesan melalui aplikasi WA antara Gus Miftah dan Gus Hamid yang diteruskan kepada  Agus Nur Yasin, Ketua PC GP Ansor Kencong, disambut sigap. Agus memerintahkan kepada Banser Kencong untuk melakukan pengawalan.

Pihaknya menurunkan 10 orang Banser di bawah komandonya untuk melaksanakan perintah Gus Miftah demi kondusifnya acara di Ajung kabupaten Jember, lebih-lebih kondusifitas di dunia maya yang menyudutkan Banser karena kasus penusukan Ali Jabir beberapa waktu lalu.

Mohammad Slamet, komandan Banser Kencong yang ikut turun dalam agenda ini menuturkan, pengawalan  tersebut disamping memang karena ada instruksi dari Gus Miftah yang dikoordinasikan untuk ketua Ansor Kencong, juga di lakukan atas dasar kecintaan kepada ulama dan NKRI.

Karena menurut Slamet, Ansor dan Banser bukan hanya aset kiai dan ulama NU, tetapi juga aset bangsa. Maka menjaga stabilitas negara adalah salah satu tugasnya.

“Maka Banser hadir untuk menjaga dan menumbuhkan toleransi antar sesama dan membantu siapapun yang membutuhkan”. Tegas Slamet.

Dari pantaun pewarta, sampai diterbitkanya berita ini, tangan kanan Ali Jabir masih diperban, karena  belum sembuh dari luka saat tragedi penusukan yang dialaminya ketika mengisi ceramah di Lampung berapa waktu lalu

Sebelum bertolak ke Malang,  Ali Jabir mengucapkan terimakasih kepada Banser Kencong atas pengawalan yang diberikan kepadanya, dan menyempatkan foto bersama  untuk disampaikan kepada Gus Miftah.

“Saya harus menyampaikan amanah ini kepada Gus Miftah”. Tutupnya (*)

Penulis     : Kusairi

Editor : Fahrur

Foto       : T. Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow me